AL-ISTI’ARAH WA ANWAUHA FI SURAH AL-BAQARAH : DIRASAH AL BALAGHIYYAH

Azizah, Imroatul (2014) AL-ISTI’ARAH WA ANWAUHA FI SURAH AL-BAQARAH : DIRASAH AL BALAGHIYYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (291kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (473kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (463kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (409kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (411kB) | Preview

Abstract

Berdasarkan judul skripsi di atas, maka masalah yang di teliti dalam skripsi ini adalah (i) apakah isti’aroh itu, (ii) bagaimana kilas pandang tentang surat al-baqoroh, dan (iii) ayat-ayat apa saja di dalam surat al-baqoroh yang mengandung isti’aroh dan ragamnya.
Adapun tuj uan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap beberapa ayat dalam surat al-baqoroh yang dipaparkan secara majazi dalam bentuk personofikasi (isti’aroh).Hal ini dapat membantu untuk dapat memahami ayat-ayat tersebut atau menafsirkannya.
Berkenaan dengan itu, dalam penelitian literartur ini digunakan metode deduktif untuk mengkaji lebih dalam tentang bagaimana ragam isti’aroh menurut pembagian musyabbah dan musyabbah bih ada tashrihiyah dan makniyah, menurut pembagian dan makna dari isti’aroh yang terkandung dalam surat al-baqoroh. Dalam penelitian ini disimpulkan, bahwa isti’aroh adalah penggunaan lafadz-lafadz yang tidak dimaksudkan pada makna dasarnya, akan tetapi dimaksudkan pada makna dasarnya, akan tetapi dimaksudkan pada makna yang lain karena ada hububungan kesamaan antara makna dasar dengan makna lain tersebut.
Isti’arohyangdibahasdalambabini, ada 7 macamdengan 3 pembagian. AntaraLain :
A) Isti’arohdilihatdaripembagianmusyabbahdanmusyabbahbihnya, ada 2 yaitu :
1) Tashrihiyah :isti’aroh yang disebutkanpadabagianmusyabbahbihnya.
2) Makniyah :isti’aroh yang disebutkanpadabagianmusyabbahnya.
B) Isti’arohdilihatdaripembagianlafadznya, ada 2 yaitu :
1) Ashliyah :isti’aroh yang lafadznyadariisimjamid.
2) Taba’iyah : isti’aroh yang lafadznyadariisimmusytaq.
C) Isti’arohdilihatdaripembagiancocokdantidaknya, ada 3 yaitu :
1) Murosyahah :isti’aroh yang disebutkanpengkiasanpadamusyabbahbihnya.
2) Mujarrodah :isti’aroh yang disebutkanpengkiasanpadamusyabbahnya.
3) Muthlaqoh :isti’aroh yang tidkdisebutkanpengkiasanpadakeduanya.
Sesuai dengan hasil penelitian, maka dikemukakan beberapa kesimpulan, bahwa diantara 286 ayat yang ada dalam surat al-baqoroh terdapat 13ayat dan16 kalimat yang mengandung unsur-unsur isti’aroh. Adapunbentukisti’arohdanperinciannyaadalahsebagaiberikut :
Isti’aroh tashrihiyah (ayat : 16, 17, 81, 93, 187)
Isti’aroh makniyah (ayat : 3, 7, 27, 74, 79, 93, 168, 229)
Isti’aroh ashliyah (ayat : 3, 7, 16, 17, 27, 74, 79, 81, 187, 229)
Isti’aroh taba’iyah (ayat : 16, 93, 168)
Isti’aroh murosyahah (ayat 7, 16, 17, 27, 74)
Isti’aroh mujarrodah (ayat : 81, 93, 168, 229)
Isti’aroh muthlaqoh (ayat : 3, 79, 93, 187)

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Soraya Kiswati
Uncontrolled Keywords: Isti'arah
Subjects: Kesusastraan > Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Users 18 not found.
Date Deposited: 04 Feb 2015 01:54
Last Modified: 04 Feb 2015 01:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/158

Actions (login required)

View Item View Item