IMPLEMENTASI PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBERIAN PEMBIAYAAN WARUNG MIKRO DI BANK SYARIAH MANDIRI AREA SURABAYA 2 JEMUR HANDAYANI

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nafi'ah, Wahidatun (2017) IMPLEMENTASI PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBERIAN PEMBIAYAAN WARUNG MIKRO DI BANK SYARIAH MANDIRI AREA SURABAYA 2 JEMUR HANDAYANI. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (622kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (637kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (755kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (544kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Prinsip Kehati-hatian Dalam Pemberian Pembiayaan Warung Mikro di Bank Syariah Area Surabaya 2 Jemur Handayani”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu: Bagaimana implementasi prinsip kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan warung mikro di Bank Syariah Area Surabaya 2 Jemur Handayani dan bagaimana implikasi atas penerapan prinsip kehati-hatian bagi sektor UMKM. Dalam menjawab rumusan masalah diatas, dilakukan pengumpulan data melalui wawancara secara langsung dengan micro banking manager, analysis micro banking, dan staf micro banking lainnya, dokumentasi terkait data dilapangan serta implementasi prinsip kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan warung mikro di Bank Syariah Area Surabaya 2 Jemur Handayani yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan warung mikro di BSM Area Surabaya 2 Jemur Handayani dilakukan dengan menerapkan dan mematuhi RAC (Risk Acceptance Criteria), analisa pembiayaan, mitigasi risiko, dan penentuan batas maksimum pemberian pembiayaan. Dampak implementasi prinsip kehati-hatian dalam pemberian pembiayaan warung mikro di Bank Syariah Area Surabaya 2 Jemur Handayani bagi UMKM adalah sulitnya untuk mendapatkan kucuran dana, banyaknya proses yang harus dilalui. Sedangkan, untuk bank yaitu bank mendapatkan nasabah yang selektif dan meminimalisisr terjadinya pembiayaan bermasalah, serta menjaga nilai NPF pembiayaan warung mikro. Dampak negatif yang diterima oleh bank yaitu rendahnya profitabilitas karena banyak pembiayaan yang ditolak. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka kepada pemegang kebijakan dalam pemberian pembiayaan warung mikro diharapkan dapat memberikan jalan keluar atau kemudahan untuk para nasabah pembiayaan yang belum layak untuk mendapatkan kucuran dana tersebut tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian. Hal ini, dikarenakan banyaknya masyarakat yang memerlukan kucuran dana dan kewajiban bank selain menerapkan prinsip kehati-hatian juga mempunyai kewajiban untuk menyalurkan dana kepada pihak yang membutuhkan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nafi'ah, Wahidatunbmwwahida@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Bank Islam
Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Nafiah Wahidatun
Date Deposited: 23 Feb 2017 08:34
Last Modified: 23 Feb 2017 08:34
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15518

Actions (login required)

View Item View Item