AL QAYYIM AL DINIYYAH FI AL RIWAYAT AL DZILLU AL ASWAD LI NAJIB AL KAILANY : DIRASAH ILMU AL ADAB AL IJTIMA'I

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aini, Qurrotu (2017) AL QAYYIM AL DINIYYAH FI AL RIWAYAT AL DZILLU AL ASWAD LI NAJIB AL KAILANY : DIRASAH ILMU AL ADAB AL IJTIMA'I. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (488kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (606kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (808kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (860kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (489kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (500kB) | Preview

Abstract

Nilai adalah sesuatu yang sangat urgent baik secara psikologis, sosial, etika dan estetika yang selalu didambakan oleh setiap insan yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai agama dalam novel ini menjadi sangat penting ketika dikaji secara mendalam dari segi moralitas, sosial, budaya, serta akidah. Dengan demikian relevansi dengan penelitian ini adalah nilai islami yang melandasi moralitas (ahlak) dan akidah sehingga fungsional dan aktual dalam perilaku muslim. Peneliti memilih Najib Kailani karena walaupun dia berprofesi sebagai seorang dokter tapi dia mampu melukiskan secara detail di setiap karya sastranya, hingga mampu membawa pembaca seolah-olah dalam cerita itu, bagi Najib Kailani seni adalah media perjuangan, dia tidak mengenal istilah art for art, karya sastranya banyak menjadi solusi bagi permasalahan umat bukan hanya sekedar menggambarkan keindahan dunia. Seperti halnya Novel Dzillu Al Aswad ini, dalam novel ini Najib Kailani mencoba mengungkapkan nilai-nilai kemanusiaan dari sebuah pergolakan ideologi yang terjadi di Negeri Ethiopia.Cerita dalam novel ini berawal dari kegelisahan seorang Kaisar Iyasu yang beragama Islam di Negeri Ethiopia yang tidak pernah puas dengan kondisi sekitarnya yang penuh dengan kemunafikan dari para pemuka agama. Sebuah pencarian yang dalam tentang nilai-nilai universal kemanusiaan, tentang kebebasan beragama, ketenangan, kejujuran, dan tentang agama kebenaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai agama dalam novel “Dzillu Al Aswad”. Adapun dalam pembahasan ini skripsi ini penulis membahas tentang: (1) Bagaimana amanat yang terkandung dan berhubungan dengan Nilai-nilai Religius yang terkandung dalam novel “Dzillu Al Aswad” karya Najib Kailani? (2) Apa Macam-macam Nilai-nilai Religius yang terdapat adalam novel “Dzillu Al Aswad karya Najib Kailani?Penlitian ini meruapakan penelitian kepustakaan (library research) dengan mengambil latar novel “Dzillu Al Aswad” karya Najib Kailani. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dari berbagai literatur yang ada. Metode analisis data yang ditempuh adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan menjelaskan (menafsirkan) arti dan pesan dari dokumen yang detail kemudian ditarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan: Dalam novel “Dzillu Al Aswad” ini terdapat amanat yang bisa kita petik sebagai pelajaran di kehidupan sehari-hari, amanatnya yaitu: Toleransi Agama, Kekuatan Iman seorang Pemimpin, sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin dan yang terakhir adalah Tama’ yang akan mengantarkan kepada kebinasaan.Dan dalam Novel ini juga terdapat potongan kalimat yang ada dalam novel Dzillu Al Aswad dan mengandung Nilai-nilai Religius yaitu: (1) Terdapat 4 potongan kalimat yang termasuk dalam nilai Aqidah yang menjelaskan tentang Dzikrullah dan sifat Allah dari beberapa sifatnya. (2) Terdapat 3 potongan kalimat yang termasuk dalam nilai Syari’ah atau Ibadah yang menjelaskan tentang Ibadah-Ibadah kepada Allah seperti Sholat, Wudhu’ dan Nikah (3) Terdapat 10 potongan kalimat yang termasuk dalam nilai Akhlaq.Akhlaq kepada allah, menjelaskan tentang Ridha dan Sabar. Sedangkan Akhlaq kepada sesama manusia, menjelaskan tentang Akhlaq yang terpuji yaitu adil, menghormati dan memerang kemunkaran. dan adapun ahklaq yang tercela yaitu munafik, Membenci dan mencela, tidak toleransi agama dan tamak akan kekuasaan. Demikian abstrak yang dapat peneliti sampaikan, semoga penjelasan yang sederhana ini mampu memberikan gambaran yang representatife dalam memahami dan menelaah isi pembahasan skripsi ini.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aini, QurrotuUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Antropologi Budaya
Bahasa Arab
Uncontrolled Keywords: Nilai-nilai agama; Novel Dzillu Al Aswad
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Aini Qurrotu
Date Deposited: 03 Mar 2017 03:17
Last Modified: 03 Mar 2017 03:21
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15115

Actions (login required)

View Item View Item