Hasaan Al Banna, pemikirannya di bidang politik dan hubungannya dengan Indonesia

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Taruna E, Wawan (1998) Hasaan Al Banna, pemikirannya di bidang politik dan hubungannya dengan Indonesia. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Hasan Al Banna lahir sebagai intelektual muslim yang tergelak hatinya untuk memperbaiki realitas sosial yang sudah kehilangan dimensi spiritual dan mengabaikan pesan pesan illahi. Nama lengkapnya adalah Hasan Bin Ahmad bin Abdurrahman Al banna yang lahir di mahmudiah kota kecil yang terletak disebelah timur laut kota kairo pada tahun 1906. Ayahnya bernama Syeh Ahmad Abdurrahman Al Banna, selain tukang reparasi jam juga ulama' yang pernah belajar sebagai mahasiswa di al azhar pada waktu Muhammad Abduh masih mengajar di lembaga tersebut. Pada pembahasan ini Al Banna akan membahas tentang 1). Dasar dan bentuk negara islam? 2). Bagaimana pemikiran Hasan Al Banna dihibungkan dengan situasi kondisi Indonesia? Pada pembahasan ini menggunakan penelitian diskriptif yang menjelaskan tentang gambaran pemikiran Al Banna mengenai bentuk dan dasar negara yang dihubungkan dengan situasi dan kondisi Indonesia.
Al Banna menyimpulkan bahwa 1). negara haruslah berdasarkan pada al qur'an dan sunnah yang merupakan tatanan lengkap dan universal bagi berbagai problem menuju tatanan ideal yang telah lama dicita citakan oleh penduduk bumi 2). Bentuk negara yang paling tepat adalah kehalifahan sebagaimana yang telah di contokan oleh Rasulullah dan khulafaur rasidin terbukti bahwa negara madinah adalah negara ideal yang menjamin hak dan kewajiban seluruh warga negara tanpa membedakan suku dan golongan 3). Azas pemerintahan islam yaitu pengguasa yang bertanggung jawab pada Allah dan rakyat , persatuan dan ukhuwah islamiyah serta pengawasan rakyat terhadap penguasa. Apabila dihubungkan dengan negara Indonesia yang mayoritas masyarakatnya muslim, maka pemikiran Banna yang menghidupkan kembaki Al Qur'an dan Sunnah dalam tatanan realitas akan sesuai dengan umat islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Taruna E, Wawan--011932263
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMachfudz, Muhsin--150077487
Subjects: Pemikiran
Keywords: Hasan Al Banna; Pemikiran; Politik
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Islam
Depositing User: Nurul Hidayah
Date Deposited: 08 Feb 2017 07:17
Last Modified: 18 Nov 2020 15:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15013

Actions (login required)

View Item View Item