UPACARA PENGASIHAN DI MAKAM PUTRI CAMPA TROWULAN MOJOKERTO : STUDI PENGETAHUAN JURU KUNCI MBAH PAUJAN

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nurhayati, Lutfi (2014) UPACARA PENGASIHAN DI MAKAM PUTRI CAMPA TROWULAN MOJOKERTO : STUDI PENGETAHUAN JURU KUNCI MBAH PAUJAN. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (178kB) | Preview

Abstract

Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah
1)Bagaimana Keberadaan Trowulan dan situs-situsnya dalam peninggalan kerajaan majapahit.
2)Bagaimana Prosesi Upacara Pengasihan di Makam Putri Campa, waktu pelaksanaan serta tempat pelaksanaan upacara pengasihan tersebut.
3)Bagaimana Pengetahuan juru kunci mbah Paujan tentang Upacara Pengasihan di Makam Putri Campa.
Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi kognitif. Pendekatan antropologi kognitif adalah pendekatann yang berargumen bahwa melalui pengetahuanlah masyarakat mencoba untuk menangkap, menghubungkan, dan menginterpretasikan benda-benda di luar dirinya. Dan menggunakan kerangka teoritik Batas Akal. Adapun langkah-langkah dalam menempuh penelitian ini adalah menggunakan metode etnografi dengan langkah-langkah sebagai berikut: pengumpulan data, deskripsi dan penalaran.
Dari hasil penelitian penulis memaparkan bahwa: pertama,trowulan adalah sebuah nama situs peninggalan purbakala Indonesia terutama periode klasik (hindu-budha) dan periode islam. Kedua, upacara pengasihan dilakukan pada malam jum’at legi yang berada di situs pemakaman purbakala makam Putri Campa trowulan dengan prosesi berurutan yang pertama mengunjungi rumah juru kunci mbah Paujan, memberitahukan maksud tujuannya, kemudian diberi persyaratan oleh mbah Paujan sesuai dengan maksud tujuannya. Selanjutnya pengunjung diajak ke makam Putri Campa dan mbah Paujan membacakan doa sesuai dengan tujuannya. Ketiga, mbah paujan mempunyai pengetahuan teori batas akal. Dia berkata “nek wes pegel, menungso podho njaluk nang mbah” yang artinya manusia yang sudah tidak mampu akalnya, maka akan lari ke pengasihan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Masyhudi
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nurhayati, LutfiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Masyarakat Islam
Sejarah
Uncontrolled Keywords: Makam Putri Campa; Trowulan; Sejarah Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 28 Jan 2015 06:49
Last Modified: 02 Feb 2015 08:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/15

Actions (login required)

View Item View Item