Tinjauan hukum Islam terhadap kebiasaan pemberian Upah Karyawan pada industri konfeksi di Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan Kotamadya Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hasib, Hasib (1996) Tinjauan hukum Islam terhadap kebiasaan pemberian Upah Karyawan pada industri konfeksi di Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan Kotamadya Surabaya. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (489kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (906kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (975kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (859kB) | Preview

Abstract

Pembayaran atau pemberian upah atas jasa atau kerja yang telah dilakukan harus di segerakan, masalah ini dapat di fahami dari sabda Rasulullah Saw. “Berikanlah upah buruh itu sebelum kering keringatnya” (HR. Ibnu Majah). Disegerakannya pemberian upah ini akan sangat berarti bagi buruh mengingat bahwa mereka sangat membutuhkannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari hari. Dengan demikian, mengulur pembayaran berarti menyusahkan buruh sekaligus bentuk ketidak setujuan terhadap hadits tersebut.Rumusan masalah yang akan di bahas adalah sebagai berikut: 1). Bagaimana diskripsi tentang kebiasaan pemberian upah karyawan pada industry konfeksi di kelurahan gundih kecamatan bubutan kotamadya Surabaya pada tahun 1994? 2). Bagaimana tinjauan hukum islam terhadap praktek kebiasaan pemberian upah karyawan di atas? Adakah penyimpangan penyimpangan dari aturan aturan hukum/norma menurut hukum islam?Dalam pembahasan ini menggunakan metode kwalitatif yaitu dengan langkah langkah sebagai berikut: Editing yaitu memeriksa data data yang sudah dikumpulkan guna memperoleh kejelasan, kesesuaian dan kelengkapan data.Pengorganisasian yaitu menyusun dan menyistemasikan data data yang diperoleh ke dalam kerangka paparan yang telah di rencanakan sebelumnya. Penemuan hasil yaitu melakukan analisis lanjutan terhadap hasil pengorganisasian data dengan cara menggunakan kaidah kaidah, teori teori dan dalil dalail untuk memperoleh kesimpulan.Dari pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa upah karyawan pada industri konfeksi di kelurahan gundih kecamatan bubutan kotamadya Surabaya sudah menjadi kebiasaan adalah system tahunan, karyawan mendapatkan upah secara penuh dari hasil usahanya umumnya setiap tahun sekali. Sistim pemberian upah karyawan pada industry konfeksi di kelurahan gundih tersebut secara umum tidak bertentangan dengan hukum islam. Sebab selain system itu sudah menjadi akad mereka dengan saling suka sama suka, juga terkandung unsure tolong menolong dan member kemaslahatan bagi kedua belah pihak.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hasib, Hasib--018900189
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorArifin, Miftahul----
Subjects: Upah Minimum
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Upah; Karyawan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Nurul Hidayah
Date Deposited: 25 Jan 2017 07:32
Last Modified: 14 May 2020 14:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14871

Actions (login required)

View Item View Item