REAKTUALISASI PEMIKIRAN IBN TAIMIYYAH : KUNCI SUKSES PENDIDIKAN MASA KINI

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rosyid, Ahmad Dimyati (2004) REAKTUALISASI PEMIKIRAN IBN TAIMIYYAH : KUNCI SUKSES PENDIDIKAN MASA KINI. Roddas Media. ISBN 979-9493-69-2

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (681kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (952kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (7MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Biografi.pdf

Download (253kB) | Preview

Abstract

Hingga saat ini model pendidikan di Indonesia masih banyak yang mengacu dan mengadopsi teori-teori pendidikan Barat yang lebih menekankan pada rasionalitas. Buntutnya terasa ada pemisahan antara pengetahuan dan nilai-nilai moral. Sementara itu sistem persekolahan kita juga masih ambivalen, dengan masih adanya dikotomi pesantren dan sekolah umum di mana masing-masing lembaga tersebut mengutamakan satu aspek dan kurang menggarap aspek lainnya. Ketimpangan seperti itu perlu segera dibenahi. Sudah saatnya kita menoleh ke pemikiran Timur, menggali kembali model-model pendidikan dari pemikir Muslim, seperti Ibn Taimiyyah (1263 M -1328 M). Banyak konsep lama dari pemikir asal Harran - Syria ini justru relevan untuk menjawab tantangan pendidikan di era global ini. Di mata Ibn Taimiyyah antara iman, ilmu, dan amal haruslah menjadi satu kesatuan, bukan terpisah-pisah. Demikian juga proses pembelajaran antara akal dan fisik hendaknya serempak. Pendidikan semestinya bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebab tujuan akhir pendidikan adalah sejalan dengan tujuan penciptaan manusia: menjadi abdi Allah. Untuk itu Ibn Taimiyyah menawarkan teori malakah dan Tadarruj. Belajar tidak lain adalah proses pencapaian malakah, mencapai semacam pencerahan. Tetapi malakah tidak sekadar pencerahan kognitif tetapi juga meliputi ranah afektif, psikomotor, konasi, dan iman. Sebuah pencerapan yang betul-betul mengakar dalam jiwa.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Book
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rosyid, Ahmad Dimyati--UNSPECIFIED
Subjects: Dirasah Islamiyah
Pendidikan
Uncontrolled Keywords: Pemikiran ibn Taimiyyah; pendidikan masa kini
Divisions: Karya Ilmiah > Buku
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Jan 2017 07:06
Last Modified: 07 Dec 2017 17:06
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14859

Actions (login required)

View Item View Item