HIDDEN CURRICULUM DI PONDOK PESANTREN SYAICHONA MOH. CHOLIL BANGKALAN : ANALISIS TERHADAP INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI TAREKAT ASH SHADHILIYAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Farihatin, Eni (2013) HIDDEN CURRICULUM DI PONDOK PESANTREN SYAICHONA MOH. CHOLIL BANGKALAN : ANALISIS TERHADAP INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI TAREKAT ASH SHADHILIYAH. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (354kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (408kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (138kB) | Preview

Abstract

tidak hanya mencakup pengembangan pada aspek kognitif saja, akan tetapi juga untuk meninggikan moral, mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan, serta belajar hidup sederhana dan bersih hati dalam rangka mengabdi kepada Tuhan, maka kurikulum pesantren yang tercermin dalam materi dan tradisi keilmuan pesantren, dipandang bukan satu-satunya aspek yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan, melainkan ada aspek lain yang disebut hidden curriculum atau kurikulum tersembunyi. Dan terkait dengan tujuan pendidikan tersebut, pengembangan tarekat dengan segala ritualnya dipandang sebagai salah satu iklim atau budaya yang menjadi aspek hidden curriculum, karena ia bukan sebagai bahan ajar, melainkan manifestasi nilai atau sikap yang ditransmisikan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, peneliti merasa tertarik untuk mengadakan penelitian terkait dengan hidden curriculum ini dengan mengambil lokasi di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, di mana pesantren tersebut menjadi pusat kegiatan tarekat ash Shadhiliyah. Sesuai dengan rumusan masalah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana eksistensi tarekat ash Shadhiliyah di pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan sebagai hidden curriculum, serta bagaimana
proses internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam melalui tarekat ash Shadhiliyah dan dampaknya terhadap santri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menerapkan tehnik wawancara mendalam, observasi berperan serta, dokumentasi dan triangulasi. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil, yaitu pertama, eksistensi tarekat ash Shadhiliyah sebagai hidden curriculum, ditunjukkan oleh beberapa indikator, antara lain aktivitas keberagamaan pesantren, kegiatan-kegiatan ma’hadiyah, dan figur kiai. Kedua, proses internalisasi dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu melakukan baiat terhadap seluruh santri, diadakan tawajjuh secara intensif dan rutin, dan keteladanan. Ketiga, internalisasi nilai melalui tarekat ash Shadhiliyah memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan kepribadian santri dalam kaitannya dengan hablun min Allah dan hablun min al nas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Masdar Hilmy
Creators:
CreatorsEmailNIM
Farihatin, EniUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kurikulum
Pesantren
Uncontrolled Keywords: Tareqat Ash Shadziliyah; Kurikulum Pesantren
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Mar 2015 04:45
Last Modified: 30 Mar 2015 04:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1483

Actions (login required)

View Item View Item