DINAMIKA KONFLIK KEPENTINGAN ANTAR AKTOR DALAM KASUS LUMPUR LAPINDO : STUDI KASUS KORBAN LUMPUR LAPINDO DI DESA BESUKI KECAMATAN JABON SIDOARJO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mufidah, Alfi (2013) DINAMIKA KONFLIK KEPENTINGAN ANTAR AKTOR DALAM KASUS LUMPUR LAPINDO : STUDI KASUS KORBAN LUMPUR LAPINDO DI DESA BESUKI KECAMATAN JABON SIDOARJO. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (793kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (441kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (221kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (294kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan mengenai Dinamika Konflik Kepentingan antar Aktor Dalam kasus Lumpur Lapindo (Studi Kasus korban Lumpur Lapindo di Desa Besuki kecamatan Jabon Sidoarjo) dengan rumusan masalah: Pertama, Bagaimana dinamika konflik yang muncul dalam penyelesaian kasus korban lumpur lapindo di Desa Besuki? Kedua, Apakah faktor yang menyebabkan terjadinya konflik di desa Besuki dalam kasus lumpur lapindo dan upaya penyelesaiannya? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian field reseach (penelitian lapangan). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah in depth interview (wawancara mendalam), observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teori yang dipakai adalah Teori Konflik. Dari penelitian ini, disimpulkan Pertama,Konflik yang muncul akibat adanya luapan lumpur lapindo terjadi sangat dinamis dimulai dari adanya konflik akibat semburan, konflik ganti rugi dari PT. Lapindo Brantas yang tak kunjung usai hingga saat ini. konflik penolakan warga desa Besuki terkait aktifitas penanggulangan lumpur yang dikhawatirkan melubernya lumpur ke wilayah mereka. Tarik-menarik kepentingan antar kelompok yang berbeda-beda dengan kepentingan yang berbeda. Kelompok tersebut antara lain LSM SWAPPAL, WALHI, YLBHI, Kelompok Paguyuban Masyarakat Pasar Kedungbendo serta GPKLL yang masing-masing berupaya memperoleh apa yang diharapkan. Kedua, Faktor dan upaya penyelesaian konflik warga desa Besuki yakni adanya ketidakjelasan akan nasib warga desa Besuki dan keterlambatan pembayaran ganti rugi yang dilakukan oleh pihak PT. Lapindo Brantas yang hingga saat ini tak kunjung selesai. Upaya yang dilakukan oleh pihak Lapindo dan BPLS adalah melakukan negosiasi dan koordinasi dengan warga Besuki dengan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi tuntutan dari pihak warga.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mufidah, Alfimufidah.alfi@yahoo.comUNSPECIFIED
Subjects: Politik > Politik Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Politik Islam
Depositing User: alfi Mufidah Alfi
Date Deposited: 24 Jan 2017 06:00
Last Modified: 24 Jan 2017 06:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14810

Actions (login required)

View Item View Item