Konfrontasi antara Kadipaten Pajang dengan Jipang

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sulkan, Sulkan (1995) Konfrontasi antara Kadipaten Pajang dengan Jipang. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (358kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (573kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (646kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (638kB) | Preview

Abstract

Permusuhan atau persaingan mempunyai pengertian persaingan antara dua kubu antara dua kadipaten pajang dan jipang dalam hal kekuasaan setelah meninggalnya sultan trenggono. Di samping itu sejarah merupakan cermin dimana dari cermin itu manusia dapat segala kejadian masa lalu yang ada pada masyarakat tertentu, tentulah dengan pantulan yang sedemikian rupa sehingga orang akan mengerti masa lalu masyarakat dan faham akan masa lalu kaumnya yang akan datang. Rumusan masalah yang akan di bahas di sini adalah sebagai berikut: 1). Faktor factor apa saja yang mempengaruhi runtuhnya kerajaan demak? 2). Bagaimana beralihnya kekuasaan dari jipang ke pajang? 3). Tokoh siapa yang ikut mempengaruhi suasana politik di demak? Dalam pembahasan ini menggunakan metode heuristic, pengolahan data, Interpretasi dan penyajian. Metode heuristic yaitu kegiatan menghimpun jejak jejak masa lalu maksudnya kegiatan mengumpulkan data yang ada hubungannya dengan permasalahan. Pengolahan data yaitu untuk memperoleh fakta yang falid dan sesuai dengan penulisan. Interpretasi yaitu menetapkan makna yang saling berhubungan dari fakta yang diperoleh. Penyajian yaitu menyampaikan sintesa yang diperoleh dalam bentuk kisah. Adapun pola penyajiannya sebagai berikut: 1). Informasi diskriptif yaitu suatu pola penyajian yang di kemukakan sedemikian rupa selaras dengan kenyataan yang ada. Analisis diskriptif yaitu suatu pola penyajian dengan cara mengumpulkan keterangan keterangan melalui beberapa analisa. Dari pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa persaingan antara pajang dan jipang berlangsung bertahun tahun, hingga puncaknya timbul pertempuran yang sangat besar sekali, dalam pertempuran itu pajang di bantu oleh abdi yang setia pada raja pajang. Menangnya pajang atas jipang berarti pusat pemerintahan demak sudah pindah ke pajang, sebagai pusat pemerintahan yang baru pajang dengan cepat mendapat pengakuan dari daerah daerah sepanjang pantai utara serta para penguasa di jawa tengah dan jawa timur.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sulkan, Sulkan--088800065
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAsmara, Moch. Hudan----
Subjects: Sejarah > Sejarah Indonesia
Keywords: Kadipaten Pajang; Sejarah Kebudayaan
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 10 Jan 2017 03:38
Last Modified: 06 May 2020 08:38
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14768

Actions (login required)

View Item View Item