Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli Lancang: studi kasus di Desa Samberan Kec. Kantor Kab. Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rofiki, Imam (1998) Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli Lancang: studi kasus di Desa Samberan Kec. Kantor Kab. Bojonegoro. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (594kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (535kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (285kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (325kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (127kB) | Preview

Abstract

Muamalah dengan pengertian pergaulan hidup tempat setiap orang melakukan perbuatan dalam hubungan dengan orang- orang lain yang menimbulkan hubungan hak dan kewajiban merupakan bagian terbesar dalam hidup manusia sehingga hukum Islam memberikan aturan- aturan dalam bidang muamalat yang bersifat amat longgar guna memberi kesempatan perkembangan- perkembangan hidup manusia dalam bidang ini dikemudian hari. Dalam penelitian ini penulis mengambil judul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Lancang: Studi kasus Di Desa Samberan Kec. Kantor Kab. Bojonegoro”dengan rumusan masalah: Apakah motivasi terjadinya jual beli lancang?, apakah dampak dari pelaksanaan jual beli lancing tersebut bagi pemilik barang, pembeli serta penjual lancang dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap status penjualan lancing tersebut dan juga transaksi jual beli yang dilakukannya?. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motif terjadinya jual beli lancing yakni menjual barang milik orang lain tanpa ijin dari pemiliknya yang dalam istilah fiqihnya disebut Ba’I al fuduli. Sementara itu terjadinya jual beli lancing tidak direncanakan terlebih dahulu melainkan secara otomatis yang dilakukan secara sengaja oleh pihak- pihak yang bersangkutan. Sedangkan praktek jual beli secara lancing ternyata memberikan manfaat bagi pihak- pihak yang bersangkutan terutama bagi pemilik barang dagangan dan pembeli. Sementara hukum jual beli lancing ini secara umum masih tetap tergantung dari ijin pemilik barang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rofiki, Imam--C04292132
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorChairah, Dakwatuldakwah_chairah@yahoo.com2023045701
Subjects: Hukum Islam > Jual Beli
Keywords: Jual Beli; Jual Beli Lancang; Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Jan 2017 04:20
Last Modified: 05 Nov 2020 15:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14731

Actions (login required)

View Item View Item