TARJIH SEBAGAI PENENTU KUALITAS RIWAYAT DALAM TAFSIR BIL MA'SUR

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rojak, Jeje Abdul (1989) TARJIH SEBAGAI PENENTU KUALITAS RIWAYAT DALAM TAFSIR BIL MA'SUR. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (513kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (305kB) | Preview

Abstract

Al Qur'an sebagai pedoman hidup umat manusia kebenarannya bersifat mutlak. Karenanya adalah suatu kewajiban yang tidak dapat ditawar tawar lagi bagi setiap muslim, untuk mengamalkan seluruh petunjuk al qur'an. Kewajiban demikian tentu tidak akan terlaksana tanpa terlebih dahulu memahami maksud yang terkandung di dalamnya. Sementara itu dalam kenyataannya, tidak semua muslim mampu menangkap dan memahami isi kandungan al qur'an, baik yang tersurat terlebih lagi yang tersirat. Kesulitan memahami al qur'an, bahkan juga dirasakan oleh orang arab sendiri.untuk mengatasi problem diatas, maka Rasulullah SAW, sesuai dengan salah satu tugas pentingnya beliau banyak memberikan penjelasan tentang pengertian/makna ayat. Tindakan beliau dilanjutkan oleh ulama' ulama, sahabi, tabi'in dan seterusnya, sampai akhirnya muncul usaha dan upaya dari para ulama berikutnya, untuk melakukan kajian dan telaah ilmiah dengan tujuan yang sama.
Tafsir bil ma'sur merupakan salah satu bentuk penafsiran al qur'an yang sumber penjelasannya, ayat al qur'an sendiri, hadits Rasul, pendapat para sahabat atau tabi'in. Tafsir semacam ini mempunyai kelebihan, karena penjelasannya hampir mendekati maksuf dan makna al qur'an yang dikehendaki oleh Allah Swt namun mempunyai kelemahan yaitu bercampurnya riwayat riwayat yang dijadikan sumber penjelasannya antara riwayat yang shahih atau yang dhaif.
Salah satu uapaya untuk mengatasi kelemahan kelemahan yang ada dalam tafsir bil ma'sur tersebut dengan metode tarjih. Denga segi segi yang menjadi dasar penelitiannya akan dapat diketahui mana dalil yang lemah dan mana dalil yang kuat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rojak, Jeje AbdulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tafsir > Tasfir Hadis
Uncontrolled Keywords: Tarjih; Kualitas Riwayat; Tafsir Bil Ma'sur
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 28 Dec 2016 08:29
Last Modified: 28 Dec 2016 08:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14686

Actions (login required)

View Item View Item