Studi hukum Islam tentang efektifitas hukuman penjara dengan sistem pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negeri Jombang

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ali, Shofiyah (1988) Studi hukum Islam tentang efektifitas hukuman penjara dengan sistem pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negeri Jombang. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (581kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Dafftar Pustaka.pdf

Download (526kB) | Preview

Abstract

Dalam pembahasan ini ada dugaan sementara yang menjelaskan bahwa pelaksanaan hukuman penjara dengan sistim pemasyarakatan, hanyalah membuat penjahat menjadi malas, karena segala keperluannya dilayani oleh petugas. Juga adanya dugaan bahwa hokum Islam adalah hokum yang kejam, sehingga orang mencuri harus dipotong tangan orang yang membunuh harus dibunuh. Adapun rumusan masalah dalam pembahasan ini adalah 1). Bagaimanakah wujud daripada hukuman penjara dengan sistim pemasyarakatan di Jombang, 2). Adakah efektifitasnya, hukuman penjara dengan sistim pemasyarakatan terhadap pemberantasan dan pencegahan kejahatan serta pelanggaran, 3). Bagaimanakah tinjauan hokum Islam terhadap efektifitas hukuman penjara dengan sitim pemasyarakatan. Prosedur pengumpulan data dalam pembahasan ini adalah dengan penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Penelitian lapangan dengan mengambil populasinya yakni seluruh pihak yang berwenang melaukukan pembinaan Narapidana dan Tahanan, seluruh penghuni dan Eks Narapidana yang pernah dibina di Rumah Tahanan Negara Jombang. Akan tetapi dari semua populasi tidak diteliti seluruhnya melainkan diambil samplingnya saja. Setelah data-data terkumpul, ditentukan mana data yang valid dan meyakinkan, kemudian diolah dengan menggunakan methode Deduktif, methode Induktif dan methode Komperatif. Hasil kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1). Wujud dari hukuman penjara dengan sistim pemasyarakatan di Rumah Tahanan adalah diberikan bimbingan dan pembinaan yang bertujuan untuk memberikan bekal bagi Narapidana untuk kembali pada masyarakat dan tidak mengulangi perbuatan kejahatan lagi, 2). Dengan berbagai macam pembinaan yang diberikan dalam Rumah Tahanan, maka Narapidana dapat melupakan perbuatannya yang pernah dilakukan, dan mereka merasa jera untuk mengulang kembali perbuatannya serta berusaha untuk mendekatkan diri pada Yang Kuasa dan bertobat, 3). Menurut Hukum Islam bahwa tujuan hukuman penjara adalah pencegahan, pengajaran dan pendidikan, pembalasan serta menakut-nakuti. Upaya pembinaan Narapidana dalam Islam adalah untuk melestarikan kemaslahatan umum agar mereka bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ali, Shofiyah--UNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Hukuman; Penjara; Rumah Tahanan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Nov 2016 02:41
Last Modified: 25 Apr 2019 09:01
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/14188

Actions (login required)

View Item View Item