ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA SEBAGAI PENYEBAB PERCERAIAN : STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA MALANG NOMOR : 0905/PDT.G/2013/PA.MLG.

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Saifudin, M. (2014) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA SEBAGAI PENYEBAB PERCERAIAN : STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA MALANG NOMOR : 0905/PDT.G/2013/PA.MLG. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (677kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (404kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (875kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (34kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian dan kajian terhadap sebuah kasus dalam putusan perceraian di Pengadilan Agama Malang dengan judul Analisis Hukum Islam Terhadap Penggunaan Social Media sebagai Penyebab Perceraian (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Malang Nomor: 0905/Pdt.G/2013/PA.Mlg.)‛. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: 1) Bagaimana deskripsi penggunaan Social Media pada kasus putusan Nomor: 0905/Pdt.G/2013/PA.Mlg? 2) Bagaimana analisis Hukum Islam terhadap penggunaan social media sebagai penyebab perceraian pada kasus putusan nomor: 0905/Pdt.G/2013/PA.Mlg?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deduktif dengan melakukan kajian pustaka terhadap metode ijtihad sadd adh-dhari’ah diterapkan pada kasus yang ada yaitu penggunaan social media pada kasus yang terdapat dalam Putusan Pengadilan Agama Nomor: 0905/Pdt.G/2013/PA.Mlg kemudian diberlakukan untuk kasus-kasus serupa yang dapat dianalogikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus itu secara deskriptif menunjukkan bahwa social media yang sejatinya adalah alat komunikasi justru disalahgunakan untuk perselingkuhan hingga banyak dampak negatif yang ditimbulkan seperti tidak harmonisnya hubungan suami isteri yang kemudian berimbas pada kekerasan dalam rumah tangga, lalainya suami terhadap nafkah keluarga, perzinaan sampai pada perceraian. Dalam metode sadd adh-dhari’ah apabila terdapat suatu perbuatan yang mana motif pelakunya adalah untuk kejelekan atau tanpa memperhatikan motif pelaku, perbuatan itu dapat berdampak terjadinya kerusakan maka perbuatan itu dilarang untuk dilakukan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan tersebut. Dengan demikian, ketika sadd-dhari’ah diterapkan pada penggunaan social media yang digunakan untuk media perselingkuhan maka penggunaan social media semacam itu perlu dicegah atau sebisa mungkin diminimalisir agar dampak-dampak negatif yang ditimbulkan pun dapat dicegah atau diminimalisir.
Oleh karena social media mempunyai dampak yang sangat besar terutama dari sisi negatifnya maka diharapkan bagi pengguna social media agar menggunakannya untuk hal-hal yang bernilai positif. Dan bagi pihak-pihak terkait seperti Pengadilan, KUA, Kominfo dan lainnya agar selalu memberikan sosialisasi mengenai penggunaan social media yang baik dan benar sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan dampak negatifnya dapat dihindari.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Ifa Mutitul Choiroh
Creators:
CreatorsEmailNIM
Saifudin, M.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Penyebab Perceraian; Sosial Media
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 09 Mar 2015 07:45
Last Modified: 10 Mar 2015 01:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1353

Actions (login required)

View Item View Item