KRITISISME MAHASISWA TIONGHOA PADA PEMERINTAHAN SUKARNO DI ERA DEMOKRASI TERPIMPIN (STUDI TENTANG PEMIKIRAN DAN GERAKAN POLITIK SOE HOK-GIE)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nisa', Arina Nafisatun (2016) KRITISISME MAHASISWA TIONGHOA PADA PEMERINTAHAN SUKARNO DI ERA DEMOKRASI TERPIMPIN (STUDI TENTANG PEMIKIRAN DAN GERAKAN POLITIK SOE HOK-GIE). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (487kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (530kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (589kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (360kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul KRITISISME MAHASISWA TIONGHOA PADA PEMERINTAHAN SUKARNO DI ERA DEMOKRASI TERPIMPIN (Studi Tentang Pemikiran dan Gerakan Politik Soe Hok-gie). Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pemahaman tindakan aktifitas politik Soe Hok-gie sebagai mahasiswa Etnis Tionghoa tentang kepemimpian Sukarno di era Demokrasi Terpimpin serta pemikiran dan gerakan yang dilakukan Soe Hok-gie di era cakaran kekuasaan Demokrasi Terpimpin. Tujuan penelitian ini dilakukan yakni mendeskripsikan tindakan aktifitas politik, pemikiran, dan kritikan-kritikan Soe Hok-gie hingga segala aspek yang melatarbelakangi pilihan politiknya pada gerakan yang turut serta dalam menggulingkan pemerintahan Sukarno. Melalui penelitian Historis yang menggunakan metode Library Research dengan paduan teori tindakan sosial Max Weber serta konsep penyadaran yang dicetuskan oleh Paulo Freire dapat diketahui bahwasannya Soe Hok-gie merupakan antitesa dari para mahasiswa penjilat pada masa itu. Mahasiswa yang mengawinkan pemikiran kritis (yang muncul atas kesadaran kritis serta rasionalitas yang berawal dari stimulus atas perilaku dan tindakan yang diambil) dengan gerakan sebagai salah satu terjemahan atas ide-idenya. Adapun bentuk-bentuk gerakan yang dilakukannya mulai dari aktivitas intelektual kritis, diskusi dengan berbagai aktor, serta pernyataan protes terhadap pemerintah dengan menulis selebaran kritik dan ide-idenya dalam buletin dari gerakan eksponen merupakan klasifikasi gerakan politik yang bentuknya konservatif. Kemudian berkembang menjadi radikalis yang dimulai dari aksi demonstrasi bersama KAMI. Akan tetapi jika dapat diklasifikasikan, gerakan yang dilakukan oleh Soe Hok-gie masuk dalam klasifikasi gerakan politik nilai (values political movement) bukan gerakan politik kekuasaan (power political movement) layaknya partai politik.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nisa', Arina Nafisatunmey.assyifa@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Politik
Sejarah
Demokrasi
Uncontrolled Keywords: Soe Hok-gie ; Gerakan Politik ; Demokrasi Terpimpin
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Politik Islam
Depositing User: Nisa' Arina Nafisatun
Date Deposited: 29 Aug 2016 03:12
Last Modified: 29 Aug 2016 03:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/13275

Actions (login required)

View Item View Item