PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGHADAPI ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI DESA KARANGPURI KECAMATAN WONOAYU KEBUPATEN SIDOARJO

Dian Prasetyaningrum, Yulianti (2016) PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGHADAPI ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI DESA KARANGPURI KECAMATAN WONOAYU KEBUPATEN SIDOARJO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (603kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (432kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (598kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (712kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (491kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (483kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (786kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (874kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (907kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 7.pdf

Download (644kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 8.pdf

Download (642kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (851kB) | Preview

Abstract

Penelitian pemberdayaan ini menggambarkan bagaimana kondisi sosial dan ekonomi masyarakat desa Karangpuri Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo yang lahan sawah dialih fungsikan menjadi perumahan. Penelitian ini akan menjawab fokus yang pertama, bagaimana pola pemberdayaan sumber daya manusia ketika menghadapi alih fungsi lahan pertanian. Kedua, bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan uang hasil menjual lahan. Ketiga, bagaimana pemberdayaan mindset entrepreneurship masyarakat dalam menghadapi alih fungsi lahan. dibutuhkan masyarakat agar dapat menghadapi alih fungsi lahan ketika mereka telah beralihfungsi profesi petani menjadi wirausaha. Dalam pemberdayaan ini, peneliti menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research). Dengan beberapa langkah yakni pendekatan (inkulturasi), penemuan masalah dan pemecahan, menyusun strategi, aksi bersama, evaluasi kegiatan dan refleksi. Dari beberapa langkah tersebut harus diadakannya FGD (Focus Group Discussion) untuk menentukan pola pendampingan seperti apa yang sesuai untuk permasalahan SDM dalam menghadapi alih fungsi. Hasil yang telah diperoleh selama pendampingan yakni dari survey belanja tangga pemilik lahan yang telah dijual, rendahnya keterampilan yang dimiliki oleh masyarakat, dan petani tidak dapat memanfaatkan hasil dari penjualan lahan. Maka dari itu, terbentuknya program dengan nama “KARANGPURI MANDIRI” ibu-ibu yang mendapatkan pendampingan mengenai usaha lokal dan cara berwirausaha.
Aksi yang telah dilakukan oleh masyarakat dan remaja mencoba menghadapi alih fungsi di lahan dengan cara berwirausaha dan telah memiliki pelatihan mengenai entrepreneurship. Bahwa pemanfaatan hasil jual lahan akan lebih berguna bila dimanfaatkan sebaik mungkin. Menjaga lahan adalah aset berharga, namun tidak bisa dihindarkan apabila terjadi alih fungsi lahan. Adapun program yang dilakukan bersama dengan terlibat secara penuh dan
memihak dengan cara pelatihan berwirusaha dan memberi keterampilan untuk ibu-ibu membuat bros dan tas. Maka dari itu, SDM masyarakat akan lebih tinggi dan masyarakat tidak perlu kuatir mengenai alih fungsi lain

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Syaiful Ahrori
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan; SDM; lahan Pertanian
Subjects: Pemberdayaan
Pertanian
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Prasetyaningrum Yulianti Dian
Date Deposited: 25 Aug 2016 02:46
Last Modified: 25 Aug 2016 02:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/12492

Actions (login required)

View Item View Item