ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HUKUM PENGADILAN AGAMA SURABAYA DALAM PERCERAIAN SUAMI ISTRI MURTAD PADA PERKARA CERAI TALAK DENGAN ALASAN MURTAD: STUDI PUTUSAN NO. 2269/PDT.G/2012/PA.SBY

Al Muchlis, Moch. Choliq (2014) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HUKUM PENGADILAN AGAMA SURABAYA DALAM PERCERAIAN SUAMI ISTRI MURTAD PADA PERKARA CERAI TALAK DENGAN ALASAN MURTAD: STUDI PUTUSAN NO. 2269/PDT.G/2012/PA.SBY. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (26kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul ‚Analisis Yuridis Terhadap Pertimbangan Hukum Pengadilan Agama Surabaya Dalam Memutuskan Perceraian Talak Dengan Alasan Murtad Studi Putusan No. 2269/Pdt.G/2012/PA.Sby)‛ini merupakan hasil penelitian lapangan untuk menjawab pertanyaan tentang Bagaimana deskripsi tentang kewenangan Pengadilan Agama Surabaya memutuskan perceraian suami istri murtad?, Bagaimana pertimbangan Hakim Pengadilan Agama Surabaya dalam memutuskan perceraian suami istri murtad?, Bagaimana analisis yuridis terhadap putusan Pengadilan Agama Surabaya No. 2269/Pdt.G/2012/PA.Sby tentang perceraian suami istri murtad?
Teknik analisis yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah teknik deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif yang mengalisis secara sistematis segala fakta aktual yang dihadapi dengan mengemukakan teori-teori dasar hukum hakim Pengadilan Agama dalam menyelesaikan perkara perceraian suami istri murtad serta hukum acaranya, kemudian dikemukakan kenyataan yang bersifat khusus dari hasil riset di Pengadilan Agama Surabaya mengenai perkara tersebut untuk kemudian ditarik kesimpulan.
Alasana hakim Pengadilan Agama Surabaya memutuskan perceraian suami istri murtad berdasar asas personalitas ke-Islaman yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama Pasal 2 dan Pasal 49 mengenai kewenangan Peradilan Agama. Analisis terhadap Dasar Hukum Hakim dalam Memutuskan Perceraian Suami Istri Murtad. mengabulkan perceraian dan menghindarkan pada kemudharatan karena pada dasarnya perkawinan tersebut sudah rusak oleh murtadnya kedua belah pihak yang berperkara. Karena pada perkaranya cerai talak makan suami wajib memberikan mut’ah, nafkah dan hadhanah kepada bekas istri walaupun dalam keadaan sudah sama-sama murtad, berdasarkan Pasal 41 huruf (c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 149 KHI (Kompilasi Hukum Islam).
Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka kepada Majelis Hakim Pengadilan Agama dalam memeriksa dan mengadili perkara perceraian harus benar-benar membuktikan kebenaran alasan perceraian yang diajukan para pihak dalam perceraian suami istri murtad, selain membuktikan kebenaran murtadnya salah satu pihak juga harus membuktikan bahwa dengan murtadnya salah satu pihak tersebut telah menyebabkan ketidak rukunan dalam rumah tangga mereka sehingga dapat dikabulkan permohonan perceraian. Sebagaimana dasar hukum mengenai alasan-alasan perceraian pasal 19 PP (Peraturan Pemerintah) Jo. Pasal 116 KHI (Kompilasi Hukum Islam)

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Arif Jamaluddin Malik
Uncontrolled Keywords: Analisis Yuridis, Perceraian Talak, Alasan Murtad
Subjects: Hukum Islam
Peradilan Agama Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Mar 2015 07:52
Last Modified: 02 Mar 2015 07:52
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1246

Actions (login required)

View Item View Item