ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN AGAMA SIDOARJO NOMOR: 1776/PDT.G/2011/PA.SDA OLEH PENGADILAN TINGGI AGAMA SURABAYA NOMOR: 307/PDT.G/2012/PTA.SBY TENTANG CERAI TALAK

Ali, Alfarabi (2014) ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN AGAMA SIDOARJO NOMOR: 1776/PDT.G/2011/PA.SDA OLEH PENGADILAN TINGGI AGAMA SURABAYA NOMOR: 307/PDT.G/2012/PTA.SBY TENTANG CERAI TALAK. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan penelitian hasil lapangan yang berjudul “Analisis Yuridis
Pembatalan Putusan Pengadilan Agama Sidoarjo Nomor: 1776/Pdt.G/2011/Pa.Sda oleh
Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Nomor: 307/Pdt.G/2012/Pta.Sby Tentang Cerai Talak”.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang mengapa putusan Pengadilan
Tinggi Agama Surabaya membatalkan putusan hakim Pengadilan Agama Sidoarjo
1776/PDT.G/2011/PA.Sda tentang perkara cerai talak?, dan bagaimana pertimbangan hakim
PTA Surabaya yang membatalkan putusan PA Sidoarjo tentang cerai talak?.
Data dalam penelitian ini dihimpun dari berkas perkara dan wawancara dengan hakim
yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif analisis dan metode deduktif. Dari
penelitian ini dapat menjawab permasalahan di atas bahwa Pengadilan Agama Sidoarjo
menganggap bahwa verzet pemohon dinilai terlalu dini karena belum pernah mempelajari isi
putusan 1776/PDT.G/2011/PA.Sda . Sedangkan hakim Pengadilan Tinggi Agama Surabaya
membatalkan Putusan Pengadilan Agama Sidoarjo, karena tiga hal pertimbangan yakni
pertama putusan Pegadilan Agama Sidoarjo 1776/PDT.G/2011/PA.Sda dianggap a quo,
kedua putusan verstek dianggap gugur karena keberadaan verzet, sedangkan yang ketiga
pemohon/terbanding tidak lagi melakukan persidangan dari awal serta tidak bisa
membuktikan dengan menghadirkan saksi-saksi yang memiliki kekuatan hukum.
Pembatalan putusan yang dilakukan oleh pengadilan Tinggi Agama Surabaya dalam
membatalkan putusan Pengadilan Agama Sidoarjo adalah tepat karena menurut hakim
Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, sesuai dengan Putusan MA No. 938K/Pdt/1986,
terdapat pertimbangan sebagai berikut : Substansi verzet terhadap putusan verstek, harus
ditujukan kepada isi pertimbangan putusan dan dalil gugatan terlawan / penggugat asal.
Verzet yang hanya mempermasalahkan alasan ketidakhadiran pelawan/tergugat asal
menghadiri persidangan, tidak relevan, karena forum untuk memperdebatkan masalah itu
sudah dilampaui. Putusan verzet yang hanya mempertimbangkan masalah sah atau tidak
ketidakhadiran tergugat memenuhi panggilan sidang adalah keliru. Sekiranya pelawan hanya
mengajukan alasan verzet tentang masalah keabsahan atas ketidakhadiran tergugat memenuhi
panggilan, PN (PA) yang memeriksa verzet harus memeriksa kembali gugatan semula, karena
dengan adanya verzet, putusan verstek mentah kembali, dan perkara harus diperiksa sejak semula.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Makinuddin
Uncontrolled Keywords: Pembatalan Putusan Pengadilan; Hukum Islam; Cerai Talak
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Perkawinan
Hukum Islam > Peradilan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Mar 2015 06:40
Last Modified: 02 Mar 2015 06:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1238

Actions (login required)

View Item View Item