STUDY TENTANG PENAFSIRAN SUFISTIK AL GHAZALI TERHADAP QUR'AN SURAT AN NUR AYAT 35

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Pujianto, Hari (1997) STUDY TENTANG PENAFSIRAN SUFISTIK AL GHAZALI TERHADAP QUR'AN SURAT AN NUR AYAT 35. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daf. Isi.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab. I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab. II.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab. III.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab. IV.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab. V.pdf

Download (611kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daf. Pustaka.pdf

Download (518kB) | Preview

Abstract

Judul diatas mengakat masalah Bagaimnna penafsiran surat an-Mur ayat 35 dalam pandangan al-Ghazali. Bagaimana keberadann penafsiran al-Ghazali dalam pandangan ahli tafsir dan ahli sufi. Sebagai tujua dari pembahasan ini adalah Untuk mengetahui hakikat cahaya dalam surat an-Nur ayat 35 berdasarkan penafsiran al_Ghazali. untuk mengetahui pandangan para mufassir dan para sufi dalam menelaah mengenai hakikat cahaya Allah.
Penelitian ini bersifat library research (kepustakaan), penulis menggunakan sumber dari buku-buku ilmiah, kamus, ensiklopedia dan sebagainya, dengan metode deduktif, induktif, komparatif, analitik. Sebagai akhir pembahasan dapat disimpulkan bahwa Allah sebagai cahaya langit dan bumi merupakan manifestasi dari kekuasaan yang mutlak, yang wujud dalam Cahaya yang Terakhir dan Tertinggi. Nur (cahaya) Allah merupakan sumber dari segala kehidupan dan kejadian yang terpahami dalam konsep lahiriah (alam kasat mata) maupun batiniah (ghaibiyah). Sehingga dalam memahami surat an-Nur ayat 35 al-Ghazali menggunakan pemahaman bathinnya dengan bantuan Nur Allah untuk memahami segala yang tersurat maupun yang tersirat didalamnya. Nur (cahaya) sebagai Rahmatan lil Alamin adalah cermin kehidupan yang hakiki dihadapan Allah yang azali. Hal ini dikarenakan surat an-Nur ayat 35 memiliki tiga kreteria pokok yang harus dipahami baik oleh kalangan awam, kalangan khusus, maupun kalangan arifin. Tiga kreteria pokok tersebut adalah Hakikat cahaya AIlah, perumpamaan - perumpamaan dalam surat an-Nur ayat 35 dan Mukasyafah sebagai jalan menuju Tuhan dengan tuntunan hikmah dan Nur Allah. Dengan demikian surat An-Nur ayat 35 ini merupakan suatu landasan bagi umat manusia untuk mencapai predikat insan kamil (manusia yang sempurna), dengan perantaraan cahaya Allah yang masuk ke dalam hati setiap mukmin.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Pujianto, HariUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Uncontrolled Keywords: Penafsiran Sufistik Al Ghazali, Qur'an Surat An Nur Ayat 35
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 28 Apr 2014
Last Modified: 02 Feb 2015 02:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11548

Actions (login required)

View Item View Item