USLUB AL TASHWIR `AN AL SYAITHAN FI AL QUR`AN : DIRASAH BALAGHIYAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Inayah, Ridha (2014) USLUB AL TASHWIR `AN AL SYAITHAN FI AL QUR`AN : DIRASAH BALAGHIYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (268kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (742kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (496kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (307kB) | Preview

Abstract

Al-qur’an merupakan mu’jizat Nabi Muhammad yang sangat mulia. Al-quran merupakan mu’jizat terakhir yang diturunkan oleh Allah. Al-quran merupakan kitab pelengkap kitab-kitab sebelumnya sehingga Al-quran mencakup semua aspek kehidupan termasuk seni. Keasliannya pun sangat terjaga dari awal Al-quran diturunkan hingga hari akhir.
Salah satu gagasan seni dalam Al-quran yang dapat ditangkap dengan jelas adalah ayat-ayat yang menerangkan tentang setan. Bagaimana upaya setan dalam menyesatkan manusia dan lain sebagainya. Untuk memahami hal tersebut perlu upaya pengenalan terhadap bahasa Arab sebagai bahasa pengantar Al-quran. Dibutuhkan memahami uslub atau gaya bahasa dan metode atau gaya menciptakan sesuatu pikiran serta berusaha untuk menampilkan berupa kata-kata yang sesuai.
Dalam rangka pengenalan terhadap gaya bahasa sastra Al-quran, memahami jenis gaya bahasa pelukisan “tashwir” dalam sastra Arab Islam dapat dikenali melalui ilmu bayan. Ilmu bayan sendiri memiliki tiga bagian yaitu tasybih, majaz dan kinayah. Dengan tiga jenis gaya bahasa di atas dapat dilihat bahwa ayat-ayat Al-quran seolah-olah hidup dalam menggambarkan langkah-langkah setan dalam menyesatkan manusia. seperti mengajak manusia untuk mberbuat buruk dengan cara membisikkan di telinga manusia.
Dalam hal ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata bukan berupa angka-angka. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data-data yaitu metode dokumentasi dengan cara mencari hal-hal yang mengenai variabel yaitu berupa catatan. Sumber data yang digunakan adalah Al-quran dan buku-buku yang berhubungan dengan judul ini. metode analisis yang digunakan analisis balaghi.
Tujuan penulis adalah untuk mengetahui dengan jelas tentang gambaran setan dalam Al-quran. Adapun hasil yang ditemukan dalam pembahasan ini adalah (Al-baqoroh: 34, 36, 102, 169,257, 268) (Ali imron: 14) (Al-nisa’: 38, 60, 119-120) (Al-maidah: 91) (Al-an’am 112) (Al-a’rof: 12-13, 16-17) (Ibrahim: 22) (Al-isro’: 53, 62-64) (Al-kahfi: 50) ( Toohaa: 120) (Al-furqon: 29) (Al-fathir:
6)(Al-hasyr: 16).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Husain Aziz
Creators:
CreatorsEmailNIM
Inayah, RidhaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bahasa Arab
Sastra
Uncontrolled Keywords: Gaya Bahasa; Setan; Syaithan; Majas
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 03 Feb 2015 04:55
Last Modified: 03 Feb 2015 04:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/114

Actions (login required)

View Item View Item