PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SENAM RITMIK PADA PELAJARAN PENJASKES MELALUI PEMBERIAN REWARD PADA SISWA KELAS IV MI MAMBAUL ULUM PANGGUL-TRENGGALEK

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Efendi, Yusuf (2013) PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SENAM RITMIK PADA PELAJARAN PENJASKES MELALUI PEMBERIAN REWARD PADA SISWA KELAS IV MI MAMBAUL ULUM PANGGUL-TRENGGALEK. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (936kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (440kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (689kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (572kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (200kB) | Preview

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui motivasi belajar senam ritmik pada pelajaran penjaskes siswa kelas IV MI Mambaul ulum Panggul-Trenggalek sebelum pemberian reward, (2) Mengetahui penerapan pemberian reward dalam meningkatan motivasi belajar senam ritmik pada pelajaran penjaskes siswa kelas IV MI Mambaul ulum Panggul-Trenggalek, (3) Mengetahui peningkatan motivasi belajar senam ritmik pada pelajaran penjaskes siswa kelas IV MI Mambaul ulum Panggul-Trenggalek setelah pemberian reward.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan model dari Kurt Lewin, yang dalam satu siklus terdiri dari empat tahapan, meliputi: Perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Motivasi belajar senam ritmik pada pelajaran penjaskes siswa kelas IV MI Mambaul ulum Panggul-Trenggalek rendah pada saat sebelum tindakan, karena siswa menganggap bahwa senam ritmik adalah olahraga yang tidak penting, dan lebih tertarik olahraga lain, seperti: sepak bola, voli,sepak takraw, kasti, dan catur. (2) Penerapan pemberian reward pada senam ritmik berjalan dengan baik, dengan cara peneliti memberikan hadiah kepada kelompok yang mendapatkan nilai tertinggi, dengan diwakili satu orang dari masing-masing kelompoknya untuk menerima hadiah di depan. Hal ini dapat dilihat dari hasil data yang berupa hasil observasi, hasil kuesioner, dan hasil wawancara. (3) Ada peningkatan motivasi belajar senam ritmik setelah pemberian reward. Nilai rata-rata aktivitas siswa adalah 48,83 pada pra-PTK, kemudian 86,9 pada siklus I, dan 94,04 pada siklus II. Sedangkan nilai rata-rata kuesioner siswa sebelum tindakan adalah 46,93 dan kemudian sesudah tindakan mencapai nilai rata-rata 98,4. Dengan demikian siswa sudah termotivasi setelah pemberian reward.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Pembimbing : Mahfudin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Efendi, YusufUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Motivasi Belajar
Pendidikan > Pendidikan Materi
Uncontrolled Keywords: Pemberian Reward; Motivasi Belajar
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 27 Jan 2014
Last Modified: 10 Apr 2015 06:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10931

Actions (login required)

View Item View Item