MAKNA RUWATAN ANAK ONTANG ANTING : STUDI KASUS TENTANG RUWATAN ANAK ONTANG ANTING DI DESA MUNUNG KECAMATAN JATIKALEN KABUPATEN NGANJUK

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Dimyati, Nur Roihan Hayatuddin Luthfi (2013) MAKNA RUWATAN ANAK ONTANG ANTING : STUDI KASUS TENTANG RUWATAN ANAK ONTANG ANTING DI DESA MUNUNG KECAMATAN JATIKALEN KABUPATEN NGANJUK. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Judul penelitian ini adalah, Makna Ruwatan anak Ontang Anting (Studi Kasus tentang Ruwatan Anak Ontang Anting di Desa Munung Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan akurat tentang prosesi, makna dan pandangan masyarakat Islam desa Munung terhadap ruwatan anak ontang anting.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah indept interview, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisa data berisi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun kerangka teori yang digunakan adalah teori tindakan sosial, teori Islamisasi slametan, teori interpretasi simbolik, dan teori egalitarianisme.
Dari hasil penelitian tentang makna ruwatan anak ontang anting, maka dapat disimpulkan bahwa: Pertama, prosesi ruwatan anak ontang anting meliputi, (a) Pengantar ruwatan, (b) Tawasul, (c) Pembacaan tahlil, (d) Pembacaan Manakib, (e) Doa, (f) Prosesi penarikan Kupat Luar, (g) Prosesi mandi kembang setaman dan makan bersama, (h) Penutup, (i) Pemberian sedekah kepada yatim piatu. Kedua, makna ruwatan anak ontang anting bagi pelaku meliputi: menolak balak, menghindarkan diri dari gunjingan atau hasutan, sedekah, dan warisan nenek moyang. Ketiga, pandangan masyarakat desa Munung terhadap ruwatan anak ontang anting meliputi syirik dan tidak syirik. Jadi dengan demikian, makna ruwatan anak ontang anting menurut warga desa Munung dapat berpengaruh dalam kehidupan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Pembimbing : Andi Suwarko
Creators:
CreatorsEmailNIM
Dimyati, Nur Roihan Hayatuddin LuthfiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Budaya - Agama
Kebudayaan
Keywords: Makna; Ruwatan; Ontang Anting
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 21 Nov 2013
Last Modified: 10 Apr 2015 06:12
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10583

Actions (login required)

View Item View Item