PUASA WISAL DALAM MUSND AHMAD BIN HANBAL : STUDI PEMAKNAAN HADIS NO INDEKS 5922 DAN 1106

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Maula, Athiyyatul (2013) PUASA WISAL DALAM MUSND AHMAD BIN HANBAL : STUDI PEMAKNAAN HADIS NO INDEKS 5922 DAN 1106. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover depan.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tia_bab 1.pdf

Download (407kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tia_bab 2.pdf

Download (441kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tia_bab 3.pdf

Download (420kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tia_bab 4.pdf

Download (308kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tia_Bab 5.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (164kB) | Preview

Abstract

Ibadah merupakan suatu unsur yang sangat penting peranannya dalam Islam maupun pada setiap agama. Tujuan utama dari ibadah adalah menghadapkan diri kepada Allah dalam keadaan apapun, sehingga seseorang akan mencapai derajat yang tinggi di akhirat dan terwujudnya usaha yang baik. Bentuk ibadah itu beraneka ragam yang tujuannya untuk menguji manusia, apakah akan menjadi pengikut hawa nafsu atau menjalankan perintah Allah. Salah satu bentuk menahan diri dari hal-hal yang disukai adalah dengan puasa. Terdapat berbagai macam puasa yang dilakukan oleh suatu umat. Akan tetapi, Peneliti hanya menfokuskan pada hadis tentang puasa wisal (pelarangan puasa wisal dan pembolehan puasa wisal sampai sahur). Puasa wisal dilakukan secara bersambung tanpa makan dan minum pada malam dan siangnya selama dua atau tiga hari berturut-turut. Namun disisi lain, dalam puasa wisal ini ada sebuah problematika yang sempat menjadi pembicaran dalam kalangan muhadditsin. Yaitu mengenai boleh atau tidaknya melakukan puasa wisal, bahkan kualitas hadis itu sendiri.
Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mendiskripsikan tentang kualitas hadis, apakah hadis ini shahih atau tidak dan pemaknaannya secara jelas.
Penelitian ini dilakukan dengan metode Takhrij dan Itibar. Takhrij yaitu langkah awal untuk mengetahui kualitas suatu hadis. Dan Itibar adalah menyertakan sanad-sanad lain untuk suatu hadis tertentu, yang hadits itu pada sanadnya tampak hanya terdapat seorang periwayat saja. Dimana dengan menggunakan metode Itibar ini dapat mengetahui keadaan sanad hadis keseluruhan dilihat dari ada atau tidaknya pendukung yang berstatus muttabi dan syawahid pada hadis puasa wisal.
Hasil penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa kualitas hadis tentang puasa wisal, itu tergolong shahih marfu. Tetapi, hadis ini dipahami sebagian ulama bukanlah sebagai hadis yang menetapkan melakukan puasa wisal atau melarang untuk melakukannya. Rasullullah SAW tidak membolehkan puasa wisal. Namun hanya Rasullullah SAW saja yang boleh melakukannya, karena hal ini merupakan kehususan baginya. Mengingat Rasul memperoleh kekuatan tanpa makan dan minum, karena kekuatan rohani bisa menggantikan kekuatan jasmani, bahkan lebih baik lagi. Akan tetapi, pada akhirnya Rasulullah SAW membolehkan umatnya sampai sahur saja, karena beliau mengetahui jikalau umatnya itu tidak kuat seperti Rasul. Karena, belas kasihan Rasul kepada umatnya supaya mereka tidak melakukan amal yang memberatkan mereka sehingga mengakibatkan mereka bosan beribadah dan meninggalkan kewajiban syariat pada siang hari dan malam. Jumhur ulama mengatakan makruh. Sedangkan ulama Hambali dan golongan madzhab Maliki memperbolehkan bagi orang yang kuat, tetapi hingga waktu sahur. Dan kalau pun ada yang mampu untuk melakukan puasa wisal dengan tujuan untuk mencegah diri dari hawa nafsu dari barang yang halal tanpa da unsur keterpaksaan dan tidak lupa akan kewajibannya maka itu boleh umelakukan puasa wisal.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Maula, AthiyyatulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Uncontrolled Keywords: Puasa; Wisal; Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 21 Nov 2013
Last Modified: 16 Apr 2015 02:59
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10561

Actions (login required)

View Item View Item