AL KHILAF BAINA AL KHOLIL BIB AHMAD DAN SIBAWAIH FI BAKDH AL MASAIL AL NAHWIYYAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ismail, Ismail (2013) AL KHILAF BAINA AL KHOLIL BIB AHMAD DAN SIBAWAIH FI BAKDH AL MASAIL AL NAHWIYYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab1.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab2.pdf

Download (452kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab3.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab4.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab5.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Kholil bin Ahmad terlahir sebagai bangsa arab dari kabilah al-azad al yamaniyah pada tahun 100H dan wafat 174H.beliu layak dijuluki bapak nahwu arab, karena beliu orang pertama yang meletakkan dasar dasar qiyas, taklil dan awamil serta mengembangkannya. Kholil bin Ahmad tidak menyusun buku yang secara khusus membahas tentang nahwu, karena beliu tidak berkenan mengarang satu buku tentang disiplin ilmu yang telah disusun orang lain dimana gurunya Isa bin umar telah menyusun buku al-jamik dan al-Ikmal yang mengupas tentang ilmu nahwu. Akan tetapi pemikirannya telah tertuang pada al kitab hasil karya imam Sibawaih salah satu muridnya. Imam Sibawaih terkenal dengan julukan ajam yabg menunjukan bahwa beliu berasal dari Persia. Nama lengkapnya amr bin usman Qunbar, lahir di daerah Baidha sebuah desa di negeri Persia pada tahun 148h.Beliu termasuk ulama yang berjasa dalam pengembangan dan penyempurnaan ilmu nahwu Bashroh. Beliu adalah salah satu murid Al Kholil bin Ahmad yang di akui kecerdasan dan kepandaiannya dalam masalah nahwu tentang amil dan awamil yang kemudian oleh beliu dikumpulkan menjadi al kitab dimana didalamnya banyak tertuang pemikiran pemikiran Al Kholil.fakta yang ada dalam al kitab pula telah terjadi perbedaan pendapat diantara al Kholil dan Sibawaih pada beberapa permasalahan ilmu nahwu.
Perbedaan antara al Kholil dan Sibawaih menarik untuk diteliti karena keduanya berasal dari satu aliran madzhab nahwu,yaitu Bashroh.Bahkan hubungan keduanya sangat erat, yaitu antara guru dan murid. untuk itu penulis perlu perlu melakukan kajian pustaka menelaah sumber sumber primer maupun sekunder yang mengupas perbedaan diantara keduanya.kemudian penulis menjelaskan data-data yang ditemukan dengan metode deduktif dan induktif.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ismail, IsmailUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Arab
Uncontrolled Keywords: Al Khilaf, Masail al Nahwiyyah
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Dec 2013
Last Modified: 20 Apr 2015 02:20
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10527

Actions (login required)

View Item View Item