ASH SHOUMU YAUMU ASSABT DIRASAH MUKHTALIF HADITS BAINA RIWAYATI AN NASAI RAQM 2780 WA RAQM 2788

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rizal, Fahmi Ali Syaifuddin (2013) ASH SHOUMU YAUMU ASSABT DIRASAH MUKHTALIF HADITS BAINA RIWAYATI AN NASAI RAQM 2780 WA RAQM 2788. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstraksi.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftarisi.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
babi.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab2.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab3.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab4.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab5.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftarpustaka.pdf

Download (146kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab permasalahan mengenai puasa pada hari Sabtu dalam menengahi pertikaian antara ulama ulama dengan melihat pada pendapat para ulama ulama khususnya tentang puasa yang dilakukan pada hari Sabtu.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian literer atau library research. Pengumpulan data diperoleh dengan meneliti kitab-kitab hadits dan pendapat para ulama-ulama yang tertulis di beberapa kitab kitab, di antaranya Shahih Bukhori, Muslim, Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, An Nasai, Imam Ahmad, Ad Darimi, At Talkhish Al Khabir Fi Takhrij Ahadits Dan Iqtidlo Ash Sirathal AlMustaqim.
Dari hasil penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa menurut Imam Malik, Ibnu Hajar, Al Hakim, An Nasai, Abu Daud, Ibnu Taimiyah bahwa hadis larangan berpuasa pada hari Sabtu merupakan hadis yang bertentangan dengan hadis yang lainya dan dinasakh dengan hadis dari Aisyah dan Ummu Salamah bahwa Nabi paling banyak melakukan puasa adalah pada hari Sabtu dan Ahad, karena hari tersebut adalah hari raya Ahli Kitab yaitu Yahudi dan Nasrani dan Nabi berpuasa pada hari tersebut adalah untuk membedakanya dengan Ahli Kitab Yahudi dan Nasrani.
Berdasarkan ketentuan ini, dalam pandangan para ulama ulama dan para mufti bahwa berpuasa sunah pada hari sabtu dengan berniat untuk segala puasa sunah diperbolehkan sedangkan berpuasa pada hari Sabtu dengan cara suka rela dimakruhkan, karena untuk antisipasi menyamakanya dengan Ahli Kitab Yahudi dan Nasrani

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rizal, Fahmi Ali SyaifuddinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Uncontrolled Keywords: Ash Shoum; Sabt; Puasa
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Nov 2013
Last Modified: 02 Apr 2015 07:29
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10446

Actions (login required)

View Item View Item