STUDI ANALISIS PUTUSAN PN. LAMONGAN NO. 03/PID.B/2012/PN.LMG TENTANG KEPEMILIKAN DAN PENYIMPANAN BAHAN PELEDAK DALAM PERSPEKTIF FIKIH JINAYAH

Aziz, Abdul (2014) STUDI ANALISIS PUTUSAN PN. LAMONGAN NO. 03/PID.B/2012/PN.LMG TENTANG KEPEMILIKAN DAN PENYIMPANAN BAHAN PELEDAK DALAM PERSPEKTIF FIKIH JINAYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (800kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (279kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul Studi Analisis Putusan PN. Lamongan No. 03/Pid.B/2012/PN.LMG tentang Kepemilikan dan Penyimpanan Bahan Peledak dalam Perspektif Fikih Jinayah, dibuat untuk menjawab dua pertanyaan penelitian. Bagaiamana putusan hukum Hakim PN. Lamongan No. 03/Pid.B/2012/PN.LMG tentang kepemilikan dan penyimpanan bahan peledak sebagai bahan pembuatan petasan? dan bagaimana analisis putusan PN. Lamongan No. 03/Pid.B/2012/PN.LMG tentang kepemilikan dan penyimpanan bahan peledak dari perspektif fikih jinayah
Skripsi ini merupakan hasildari penelitian pustaka (Library research), kajian teks (teks reading) yang bersumber dari Pengadilan Negeri Lamongan yang berupa data putusan, yang selanjutnya dianalisis dengan metode yuridis normatif.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa:Pertama,penerapan UU NO. 12/DRT/1951 Pasal 1 memang telah diterapkan oleh Hakim PN. Lamongan yang mengadili masalah tersebut. Meskipun hukuman yang diberikan jauh lebih ringan daripada hukuman yang ditetapkan di Undang-undang. Namun, hal itu disebabkan karena pertimbangan Hakim PN. Lamongan dalam memutus perkara tersebut didasarkan dari fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan baik itu keterangan saksi-saksi, keterangan terdakwa, barang bukti dan petunjuk-petunjuk lain. Selain itu, hakim juga berpedoman kepada aturan pemberian hukuman pidana, ditambah dengan keyakinan hakim yang didasari oleh pertimbangan rasa keadilan yang tumbuh di dalam diri seorang hakim.Kedua, menurut fikih jinayah hukuman yang pantas diberikan kepada pelaku pembuat, menyimpan dan menjual bahan peledak dalam hal ini berupa petasan yang dalam Islam disebut dengan hirabah karena perbuatannya dapat menggangu ketentraman dan ketertiban umum maka hukuman yang pantas diberikan adalah hukuman ta’zir yang berupa hukuman penjara dan diharapkan hukuman yang telah diberikan penguasa dalam hal ini Majelis Hakim dapat memberikan efek jera terhadap pelakunya, agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Berdasarkan skripsi di atas diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal lagi akan adanya peraturan-peraturan tentang kepemilikan dan penggunaan bahan peledak beserta larangan-larangan yang ada di dalamnya, hal itu dilakukan untuk menjaga ketentraman bersama.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Syamsuri
Uncontrolled Keywords: Kepemilikan; Penyimpanan; Bahan Peledak; Fikih Jinayah
Subjects: Fikih > Fikih Jinayah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah Jinayah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Feb 2015 07:50
Last Modified: 20 Feb 2015 07:50
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/1011

Actions (login required)

View Item View Item